Cara Install Filament di Laravel: Panduan Lengkap untuk Pemula
Pelajari cara memasang Filament 5 pada project Laravel mulai dari pengecekan persyaratan, instalasi package, pembuatan akun administrator, hingga mengakses dashboard admin.
Cara Install Filament di Laravel: Panduan Lengkap untuk Pemula
Filament merupakan framework antarmuka berbasis Laravel yang dapat digunakan untuk membuat admin panel, dashboard, form, tabel, dan fitur CRUD dengan lebih cepat.
Dengan Filament, pengembang tidak perlu membuat seluruh tampilan dashboard dari awal. Banyak komponen seperti form input, tabel data, filter, pencarian, notifikasi, dan halaman pengelolaan data sudah tersedia dan dapat dikonfigurasi menggunakan PHP.
Pada panduan ini, kita akan mempelajari cara memasang Filament 5 pada project Laravel sampai dashboard admin berhasil dibuka.
Apa Itu Filament?
Filament adalah framework Server-Driven UI yang dibangun untuk Laravel. Filament menggunakan beberapa teknologi utama, yaitu:
- Laravel
- Livewire
- Alpine.js
- Tailwind CSS
Filament sangat cocok digunakan untuk membuat:
- Admin panel
- Dashboard aplikasi
- Sistem pengelolaan pengguna
- Sistem pengelolaan produk
- Sistem artikel atau blog
- Aplikasi inventaris
- Sistem laporan
- CRUD data
- Aplikasi internal perusahaan
Salah satu keunggulan Filament adalah proses pembuatan halaman pengelolaan data dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus menulis banyak kode frontend.
Persyaratan Filament 5
Sebelum melakukan instalasi, pastikan perangkat dan project Laravel memenuhi persyaratan berikut:
- PHP versi 8.2 atau lebih baru
- Laravel versi 11.28 atau lebih baru
- Composer
- Database seperti MySQL, MariaDB, PostgreSQL, atau SQLite
- Node.js dan NPM apabila diperlukan untuk pengelolaan aset frontend
- Tailwind CSS versi 4.1 atau lebih baru
Untuk melihat versi PHP yang digunakan, jalankan:
php -vUntuk melihat versi Composer, jalankan:
composer --versionUntuk melihat versi Laravel pada project, jalankan:
php artisan --versionPastikan semua perintah tersebut dapat dijalankan tanpa menampilkan pesan error.
Langkah 1: Membuat Project Laravel
Apabila Anda belum mempunyai project Laravel, buat project baru menggunakan Composer:
composer create-project laravel/laravel belajar-filamentSetelah proses pembuatan selesai, masuk ke folder project:
cd belajar-filamentApabila project Laravel sudah tersedia, Anda cukup membuka terminal pada direktori utama project tersebut.
Direktori utama Laravel biasanya memiliki file dan folder seperti berikut:
app
bootstrap
config
database
public
resources
routes
storage
vendor
artisan
composer.json
.envLangkah 2: Mengatur Database Laravel
Buka file .env, kemudian sesuaikan konfigurasi database.
Contoh konfigurasi MySQL:
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=belajar_filament
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=Pastikan database dengan nama belajar_filament sudah dibuat di MySQL.
Setelah konfigurasi selesai, jalankan migrasi:
php artisan migrateApabila proses berhasil, Laravel akan membuat tabel-tabel bawaan di dalam database.
Langkah 3: Memasang Filament
Jalankan perintah berikut pada direktori project Laravel:
composer require filament/filament:"^5.0"Setelah package berhasil dipasang, jalankan installer panel Filament:
php artisan filament:install --panelsPerintah tersebut akan membuat panel admin beserta file konfigurasi:
app/Providers/Filament/AdminPanelProvider.phpFile AdminPanelProvider.php digunakan untuk mengatur panel Filament, seperti:
- Alamat panel admin
- Nama panel
- Warna utama
- Logo
- Halaman login
- Resource
- Widget
- Middleware
- Navigasi dashboard
Catatan untuk Windows PowerShell
Pada Windows PowerShell, karakter ^ terkadang tidak terbaca dengan benar sebagai bagian dari versi package.
Apabila perintah instalasi sebelumnya mengalami masalah, gunakan:
composer require filament/filament:"~5.0"Kemudian lanjutkan dengan:
php artisan filament:install --panelsLangkah 4: Membuat Akun Administrator
Setelah Filament berhasil dipasang, buat akun administrator menggunakan perintah berikut:
php artisan make:filament-userTerminal akan meminta beberapa informasi, seperti:
Name:
Email address:
Password:Contoh data:
Name: Administrator
Email address: admin@example.com
Password: password-rahasiaGunakan alamat email dan password yang aman, terutama ketika aplikasi akan dipasang pada server produksi.
Password yang diketik di terminal mungkin tidak terlihat. Hal tersebut normal dan merupakan fitur keamanan terminal.
Langkah 5: Menjalankan Project Laravel
Jalankan development server Laravel:
php artisan serveApabila berhasil, terminal akan menampilkan alamat seperti:
http://127.0.0.1:8000Buka halaman panel admin melalui browser:
http://127.0.0.1:8000/adminMasukkan email dan password akun administrator yang sebelumnya telah dibuat.
Setelah login berhasil, dashboard Filament akan ditampilkan.
Langkah 6: Mengubah Nama Panel
Konfigurasi panel dapat ditemukan pada file:
app/Providers/Filament/AdminPanelProvider.phpCari bagian konfigurasi panel yang kurang lebih berbentuk seperti berikut:
public function panel(Panel $panel): Panel
{
return $panel
->default()
->id('admin')
->path('admin')
->login();
}Tambahkan brandName() untuk mengubah nama aplikasi:
public function panel(Panel $panel): Panel
{
return $panel
->default()
->id('admin')
->path('admin')
->brandName('Dashboard Website')
->login();
}Setelah disimpan, nama tersebut akan ditampilkan pada halaman panel Filament.
Langkah 7: Mengubah Alamat Panel Admin
Secara default, panel dapat diakses melalui alamat:
/adminUntuk mengganti alamat tersebut, ubah bagian berikut:
->path('admin')Contohnya menjadi:
->path('dashboard')Setelah diubah, panel dapat diakses melalui:
http://127.0.0.1:8000/dashboardGunakan alamat yang mudah diingat oleh administrator, tetapi tidak terlalu mudah ditebak oleh pengguna umum.
Langkah 8: Membuat Resource Pertama
Resource digunakan untuk membuat halaman CRUD, yaitu halaman untuk menambahkan, menampilkan, mengubah, dan menghapus data.
Sebagai contoh, buat model Product beserta migration:
php artisan make:model Product -mBuka file migration produk di folder:
database/migrationsTambahkan beberapa kolom:
Schema::create('products', function (Blueprint $table) {
$table->id();
$table->string('name');
$table->decimal('price', 15, 2);
$table->text('description')->nullable();
$table->timestamps();
});Jalankan migration:
php artisan migrateSetelah itu, buat Filament Resource:
php artisan make:filament-resource ProductFilament akan membuat halaman pengelolaan produk yang dapat ditampilkan pada navigasi dashboard.
Melalui resource tersebut, Anda dapat mengatur:
- Kolom tabel
- Form tambah data
- Form edit data
- Pencarian
- Filter
- Pengurutan
- Aksi hapus
- Bulk action
- Validasi input
Mengatasi Panel Filament Tidak Bisa Dibuka
Apabila halaman /admin tidak dapat dibuka, lakukan beberapa pemeriksaan berikut.
1. Pastikan Server Laravel Berjalan
Jalankan:
php artisan serveKemudian buka kembali:
http://127.0.0.1:8000/admin2. Bersihkan Cache Laravel
Jalankan:
php artisan optimize:clearSetelah itu, restart server Laravel.
3. Periksa Panel Provider
Pastikan file berikut tersedia:
app/Providers/Filament/AdminPanelProvider.phpPeriksa juga apakah provider tersebut terdaftar di:
bootstrap/providers.phpContohnya:
return [
App\Providers\AppServiceProvider::class,
App\Providers\Filament\AdminPanelProvider::class,
];4. Jalankan Migrasi Database
Apabila muncul error mengenai tabel yang tidak ditemukan, jalankan:
php artisan migrate5. Periksa Konfigurasi File .env
Pastikan nama database, username, password, host, dan port database sudah benar.
Setelah mengubah .env, jalankan:
php artisan config:clearPerintah Penting Filament
Berikut beberapa perintah yang sering digunakan:
Membuat akun pengguna Filament:
php artisan make:filament-userMembuat resource:
php artisan make:filament-resource ProductMembuat halaman khusus:
php artisan make:filament-page SettingsMembuat widget:
php artisan make:filament-widget StatistikPenjualanMembuat panel tambahan:
php artisan make:filament-panel customerMembersihkan cache Laravel:
php artisan optimize:clearMenjalankan server lokal:
php artisan serveKesimpulan
Filament membantu proses pembuatan admin panel Laravel menjadi lebih cepat dan terstruktur. Hanya dengan memasang package, menjalankan installer panel, dan membuat akun administrator, sebuah dashboard admin sudah dapat digunakan.
Urutan singkat instalasi Filament adalah:
- Pastikan versi PHP dan Laravel memenuhi persyaratan.
- Atur koneksi database melalui file
.env. - Jalankan migrasi Laravel.
- Pasang package Filament melalui Composer.
- Jalankan installer panel.
- Buat akun administrator.
- Jalankan server Laravel.
- Buka halaman
/admin. - Mulai membuat resource sesuai kebutuhan aplikasi.
Setelah instalasi berhasil, Anda dapat melanjutkan pengembangan dengan membuat resource untuk artikel, produk, pengguna, transaksi, kategori, atau data lainnya.